Pertama saya akan memberikan informasi dari sebuah blog yg saya baca, caru setelah itu saya akan memberikan opini atas kasus ini.
Sumber : http://tutorialkuliah.blogspot.com/2009/09/fakta-terbaru-dampak-efek-mediajejaring.html
Fakta Terbaru Dampak& Efek Media/Jejaring Sosial
Posted on 09.13 No Comments
Label: Media/Jejaring Sosial
Merebaknya Jejaring sosial seperti Facebook, Friendster, MySpace, Twitter, MySpace, Friendster, Friendfeed, YouTube, Flickr, LinkedIn, telah menimbulkan efek baru salam kehidupan manusia dewasa ini, tulisan yang akan saya buat merupakan kombinasi dari pendapat saya dan beberapa artikel rekan-rekan blog yang sebagian pendapatnya saya ambil, hadirnya jejaring sosial yang membumi membuat orang lebih seneng menghabiskan waktunya berlama-lama didepan laptop, komputer, BlackBerry,Smartphones atau bahkan rela nongkrongin warnet ampe pagi. Akses ke media ini telah mengalami revolusi yang sangat besar, tidak hanya anytime tapi any device, dimanapun dan kapanpun anda bisa berkomunikasi dengan seluruh teman anda di penjuru dunia. Luar biasa sekali...berikut satu pendapat yang saya ambil dari rekan blog berikut ini
Generasi muda menghabiskan banyak waktu di sana. Bahkan pekerja kantor memakai berjam-jam waktunya untuk bermain media sosial itu. Bahkan cenderung menimbulkan kecanduan / adiktif. Orang tidak banyak lagi saling bertemu fisik, cukup melalui media digital yang maya dan semu.
Salah satu kasus yang menghebohkan beberapa waktu lalu adalah tewasnya Megan Gillan yang bunuh diri akibat mengalami bullying (ejekan) di situs sosial Bebo.
Salah satu pendapat muncul dari wawancara harian The Sunday Telegraph dengan Archbishop (kepala gereja Katolik di Inggris) Vincent Nichols yang berkomentar ketika membahas kasus Megan Gillan.
Disebutkan bahwa situs-situs media sosial itu membawa anak-anak muda untuk membangun "hubungan semu sesaat" yang membawa mereka tidak dapat mengatasi persoalan ketika jaringan sosial mereka kolaps. Internet dan mobile-device disebutkan merupakan komunitas "dehumanisasi".
Juga dikatakan tentang kehilangan loyalitas dan naiknya individualisme di kalangan masyarakat Inggris yang dia temui dalam komunitas yang dilayaninya.
Dia juga mengungkapkan sebuah contoh para pemain sepak bola yang beraksi seperti "orang bayaran" dengan begitu mudahnya memutuskan kontrak untuk berpindah klub demi mencari bayaran lebih tinggi. Serta mengekspresikan ketakutannya akan gerakan untuk melonggarkan hukum atas bunuh diri dengan bantuan (seperti dalam kasus euthanasia).
Dia mengatakan bahwa hubungan sosial sudah diperlemah dengan menurunnya pertemuan face-to-face dan meningkatnya percakapan dengan telepon dan pesan singkat.
"Saya berpikir bahwa pemakaian berlebihan atas SMS dan email yang eksklusif berarti bahwa sebagai sebuah masyarakat sosial kita kehilangan beberapa kemampuan untuk membangun komunikasi interpersonal yang diperlukan untuk hidup bersama dan membangun sebuah komunitas."
"Kita kehilangan kemampuan sosial, kemampuan interaksi manusia, bagaimana membaca perasaan orang, membaca bahasa tubuh orang, bagaimana belajar bersabar sampai momen yang tepat untuk membuat sebuah keputusan."
"Pemakaian ekslusif yang terlalu banyak atas informasi elektronik membuat dehumanisasi di mana kemanusiaan itu sangat, sangat penting sebagai bagian dari kehidupan komunitas dan hidup berdampingan."
Archbishop juga mengkritik situs-situs jaringan sosial itu sebagai meninggalkan anak-anak dengan miskin pertemanan.
"Facebook dan MySpace mungkin memberikan kontribusi kepada komunitas, tapi saya kuatir mengenai hal itu. Itu bukan komunikasi yang akrab jadi tidak akan membangun komunitas yang akrab."
Dia juga mengingatkan bahwa situs-situs itu memberi kontribusi kepada tren dari anak-anak muda yang mementingkan "kuantitas atau jumlah teman" daripada kualitas pertemanan.
"Di antara anak-anak muda seringkali faktor kunci dalam bunuh diri adalah trauma atas hubungan yang semu."
Itu merupakan sindrom "semua" atau "tidak sama sekali" yang harus Anda miliki dalam usaha untuk mengungkapkan identitas, "mengkoleksi" teman di mana Anda dapat berbicara dan bahkan membanggakan diri. (Bicara yang kadang hanya satu arah.)
Persahabatan itu bukan komoditas, persahabatan adalah sesuatu yang berupa upaya keras dan bertahan lama selama hubungan itu benar.
Source:http://room8888.blogspot.com/2009/08/media-sosial-mengakibatkan-dehumanisasi.html
Nah setelah saya membaca tulisan tersebut, saya adalah salah satu 'korban' dari situs jejaring sosial yg sekarang ini sedang trend di kalangan masyarakat.
Jangankan para remaja yg menggunakan beberapa situs jejaring tersebut, tetapi para orang dewasa dan orang tua pun banyak juga yg menggunakannya. Tentu saja bukan hanya untuk iseng saja, tapi juga untuk keperluan sekolah dan pekerjaan.
Ada beberapa efek yg saya rasakan dari penggunaan situs ini. Yaitu saya rela menghabiskan waktu di depan laptop dan handphone hanya untuk mengikuti perkembangan yg terjadi di situs jejaring tersebut. Sampai-sampai kedua orang tua saya saja kesal melihat saya yg lupa waktu hehe. Bukan hanya waktu yg saya habiskan, tapi juga UANG. Ya pasti ketika kita membuka situs akan dikenakan biaya baik lewat laptop apalagi handphone. Tapi inilah yg dinamakan 'kecanduan' dari situs jejaring sosial. Biarpun saya sudah membatasi waktu dan biaya yg saya keluarkan, tetap saja karna sudah terbiasa jadi agak sulit untuk mengurangi dampak dari situs jejaring sosial tersebut.
Minggu, 10 Oktober 2010
Dampak dari situs jejaring sosial
Diposting oleh Arini di 12:29 PMSabtu, 02 Oktober 2010
Polisi Larang Kongres Gay-Lesbian di Surabaya
Diposting oleh Arini di 11:18 PM19 April 2010
sumber : http://nasional.vivanews.com/news/read/138843-polisi_larang_kongres_gay_lesbian_di_surabaya
Kongres kaum Gay dan Lesbian yang akan diselenggarakan di Surabaya terus menuai protes. Dengan tegas Polwiltabes Surabaya mengeluarkan larangan penyelenggaraan Kongres Gay-Lesbian yang sedianya dilaksanakan 26-28 Maret 2010.
“Pertimbangannya kamtibmas dan reaksi masyarakat, karena itu harus dilarang,” kata Kepala Bagian Bina Mitra Polwiltabes Surabaya, AKBP Sri Setyo Rahayu, Rabu 24 Maret 2010.
Selain itu, sebelumnya, pada 22 Maret lalu kepolisian sudah melakukan pertemuan dan memberi masukan agar niatan itu dibatalkan.
Walaupun, rencana konggres itu telah didengar banyak orang. Bahkan, sebuah hotel berbintang telah ditetapkan sebagai tempat acaranya. Terkait itu, muncul tanggapan beragam ada yang mengaku tidak tahu menahu, ada juga yang berpendapat hal itu wajar, sebaliknya ada kalangan yang menyikapi sinis.
Bahkan ada yang bersikap reaktif dan mengancam melakukan penolakan dengan membubarkan acara. “Kami tidak ingin Surabaya ricuh, apalagi saat ini menjelang pelaksanaan pemilihan walikota,” lanjut dia.
Jika tak ada aral-melintang, organisasi gay dan lesbian se-Asia akan menggelar pertemuan akbar di Surabaya pada 26 hingga 28 Maret mendatang. Kegiatan yang baru pertama kali digelar di Indonesia ini bakal diikuti sedikitnya 200 peserta dari belasan negara di Asia dan didatangi peserta tamu dari benua lain.
Pertemuan yang berlabel The International Lesbian and Gay Association (ILGA) Asia Regional Conference ini merupakan kongres yang keempat kalinya. Tiga kali pertemuan sebelumnya digelar di Chiang Mai, Thailand (2008), Cebu, Filipina (2005), dan Mumbai, India (2002).
Ketua Panitia ILGA Asia Regional Conference, Poedjiati Tan mengakui, perhelatan ini akan berlangsung di Hotel Mirama Grand Marcure Surabaya. Konferensi akan mempertemukan sejumlah masalah sekaligus mencari jalan keluar terkait persoalan sosial golongan minoritas ini. Di antaranya dengan menggelar seminar tentang kesehatan, pendidikan, masalah diskriminasi, dan masalah-masalah lainnya.
Satu kata yang terlintas difikiran saya saat ini adalah “WOW”.. Saya sulit berkata-kata ketika mendengar berita ini telah terjadi di Indonesia. Menurut saya sangatlah tidak pantas jika event seperti ini diadakan di Indonesia yang mayoritas penduduknya belum paham dengan hubungan GAY dan LESBIAN. Tentu hal ini mendapat banyak tentangan dari masyarakat luas tau akan hal ini. Hubungan yang tidak wajar dan sangat bertentangan dengan ajaran agama Islam ini membuat kalangan Ulama yang berada disekitar daerah Surabaya melarang diadakannya kongres ini. Saya pun sebagai mahasiswi sangat merasa prihatin kepada pihak-pihak yang menyetujui dan merencanakan acara ini diadakan di Indonesia. Memang setiap warga negara memiliki HAM dan bebas melakukan apa saja sesuai dengan keinginan. Tapi jika tindakannya melebihi batas kewajaran dan haram hukumnya dimata agama, maka tindakan tersebut harus ditegaskan lagi larangannya.
RINDU (Al-’Isyq)
Diposting oleh Arini di 11:15 PM19 April 2010
Sumber : http://raisahakim.com/arti-cinta-rindu-dan-cemburu-dalam-islam/
Rindu itu ialah cinta yang berlebihan, dan ada rindu yang disertai dengan menjaga diri dan ada juga yang diikuti dengan kerendahan. Maka rindu tersebut bukanlah hal yang tercela dan keji secara mutlak. Tetapi bisa jadi orang yang rindu itu, rindunya disertai dengan menjaga diri dan kesucian, dan kadang-kadang ada rindu itu disertai kerendahan dan kehinaan.
Sebagaimana telah disebutkan, dalam ucapan kami tentang cinta maka rindu juga seperti itu, termasuk amalan hati, yang orang tidak mampu menguasainya. Tapi manusia akan dihisab atas sebab-sebab yang diharamkan dan atas hasil-hasilnya yang haram. Adapun rindu yang disertai dengan menjaga diri padanya dan menyembunyikannya dari orang-orang, maka padanya pahala, bahkan Ath-Thohawi menukil dalam kitab Haasyi’ah Marakil Falah dari Imam Suyuthi yang mengatakan bahwa termasuk dari golongan syuhada di akhirat ialah orang-orang yang mati dalam kerinduan dengan tetap menjaga kehormatan diri dan disembunyikan dari orang-orang meskipun kerinduan itu timbul dari perkara yang haram sebagaimana pembahasan dalam masalah cinta.
Makna ucapan Suyuthi adalah orang-orang yang memendam kerinduan baik laki-laki maupun perempuan, dengan tetap menjaga kehormatan dan menyembunyikan kerinduannya sebab dia tidak mampu untuk mendapatkan apa yang dirindukannya dan bersabar atasnya sampai mati karena kerinduan tersebut maka dia mendapatkan pahala syahid di akhirat. Hal ini tidak aneh jika fahami kesabaran orang ini dalam kerinduan bukan dalam kefajiran yang mengikuti syahwat dan dia bukan orang yang rendah yang melecehkan kehormatan manusia bahkan dia adalah seorang yang sabar, menjaga diri meskipun dalam hatinya ada kekuatan dan ada keterkaitan dengan yang dirindui, dia tahan kekerasan jiwanya, dia ikat anggota badannya sebab ini di bawah kekuasaannya. Adapun hatinya dia tidak bisa menguasai maka dia bersabar atasnya dengan sikap afaf (menjaga diri) dan menyembunyikan kerinduannya sehingga dengan itu dia mendapat pahala.
Untuk yang kedua kalinya saya mengutip blog orang lain yang mengandung unsur keagamaan. Bisa dikatakan saya masih perlu banyak pembelajaran tentang agama Islam, tetapi tidak ada salahnya jika saya menyampaikan opini atau pendapat saya tentang kutipan ini. Bagi saya rasa ridu dan cinta itu sangatlah berkaitan erat. Karna dari rasa rindu yang sangat mendalam itulah baru timbul adanya rasa cinta dalam diri seseorang. Rasa rindu bukan hanya sekedar rindu antar lawan jenis. Misalnya rindu ingin bertemu kedua orang tua yang telah tiada. Dari sini kita bisa terjerumus kedalam perasaan emosional yang memuncak dan dapat merubah rasa rindu itu menjadi haram. Oleh karna itu alasan saya mengutip tulisan ini agar kita sebagai remaja dapat menjaga rasa cinta, rasa rindu dan rasa sayang yang kita miliki agar tetap pada aturan agama Islam. Dan itulah yang membuat kita menjadi orang yang lebih bisa memahami makna cinta yang sesungguhnya.
HACHIKO MONOGATARI (KISAH NYATA KESETIAAN SEEKOR ANJING)
Diposting oleh Arini di 11:03 PM19 April 2010
Sumber : http://i-comers.com/archive/index.php/t-155064.html
Di Kota Shibuya, Jepang, tepatnya di alun-alun sebelah timur Stasiun Kereta Api Shibuya, terdapat patung yang sangat termasyur. Bukan patung pahlawan ataupun patung selamat datang, melainkan patung seekor anjing. Dibuat oleh Ando Takeshi pada tahun 1935 untuk mengenang kesetiaan seekor anjing kepada tuannya.
Seorang Professor setengah tua tinggal sendirian di Kota Shibuya. Namanya Professor Hidesamuro Ueno. Dia hanya ditemani seekor anjing kesayangannya, Hachiko. Begitu akrab hubungan anjing Dan tuannya itu sehingga kemanapun pergi Hachiko selalu mengantar. Professor itu setiap Hari berangkat mengajar di universitas selalu menggunakan kereta api. Hachiko pun setiap Hari setia menemani Professor sampai stasiun. Di stasiun Shibuya ini Hachiko dengan setia menunggui tuannya pulang tanpa beranjak pergi sebelum sang professor kembali. Dan ketika Professor Ueno kembali dari mengajar dengan kereta api, dia selalu mendapati Hachiko sudah menunggu dengan setia di stasiun. Begitu setiap Hari yang dilakukan Hachiko tanpa pernah bosan.
Musim dingin di Jepang tahun ini begitu parah. Semua tertutup salju. Udara yang dingin menusuk sampai ke tulang sumsum membuat warga kebanyakan enggan ke luar rumah Dan lebih memilih tinggal dekat perapian yang hangat.
Pagi itu, seperti biasa sang Professor berangkat mengajar ke kampus. Dia seorang professor yang sangat setia pada profesinya. Udara yang sangat dingin tidak membuatnya malas untuk menempuh jarak yang jauh menuju kampus tempat IA mengajar. Usia yang semakin senja Dan tubuh yang semakin rapuh juga tidak membuat dia beralasan untuk tetap tinggal di rumah. Begitu juga Hachiko, tumpukan salju yang tebal dimana-mana tidak menyurutkan kesetiaan menemani tuannya berangkat kerja. Dengan jaket tebal Dan payung yang terbuka, Professor Ueno berangkat ke stasun Shibuya bersama Hachiko.
Tempat mengajar Professor Ueno sebenarnya tidak terlalu jauh dari tempat tinggalnya. Tapi memang sudah menjadi kesukaan Dan kebiasaan Professor untuk naik kereta setiap berangkat maupun pulang dari universitas.
Kereta api datang tepat waktu. Bunyi gemuruh disertai terompet panjang seakan sedikit menghangatkan stasiun yang penuh dengan orang-orang yang sudah menunggu itu. Seorang awak kereta yang sudah hafal dengan Professor Ueno segera berteriak akrab ketika kereta berhenti. Ya, hampir semua pegawai stasiun maupun pegawai kereta kenal dengan Professor Ueno Dan anjingnya yang setia itu, Hachiko. Karena memang sudah bertahun-tahun dia menjadi pelanggan setia kendaraan berbahan bakar batu bara itu.
http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/6/6b/Hachiko.JPG
Setelah mengelus dengan kasih sayang kepada anjingnya layaknya dua orang sahabat karib, Professor naik ke gerbong yang biasa IA tumpangi. Hachiko memandangi dari tepian balkon ke arah menghilangnya professor dalam kereta, seakan dia ingin mengucapkan,” saya akan menunggu tuan kembali.”
” Anjing manis, jangan pergi ke mana-mana ya, jangan pernah pergi sebelum tuan kamu ini pulang!” teriak pegawai kereta setengah berkelakar.
Seakan mengerti ucapan itu, Hachiko menyambut dengan suara agak keras,”guukh!”
Tidak berapa lama petugas balkon meniup peluit panjang, pertanda kereta segera berangkat. Hachiko pun tahu arti tiupan peluit panjang itu. Makanya dia seakan-akan bersiap melepas kepergian professor tuannya dengan gonggongan ringan. Dan didahului semburan ASAP yang tebal, kereta pun berangkat. Getaran yang agak keras membuat salju-salju yang menempel di dedaunan sekitar stasiun sedikit berjatuhan.
Di kampus, Professor Ueno selain jadwal mengajar, dia juga Ada tugas menyelesaikan penelitian di laboratorium. Karena itu begitu selesai mengajar di kelas, dia segera siap-siap memasuki lab untuk penelitianya. Udara yang sangat dingin di luar menerpa Professor yang kebetulah lewat koridor kampus.
Tiba-tiba ia merasakan sesak sekali di dadanya. Seorang staf pengajar yang lain yang melihat Professor Ueno limbung segera memapahnya ke klinik kampus. Berawal dari hal yang sederhana itu, tiba-tiba kampus jadi heboh karena Professor Ueno pingsan. Dokter yang memeriksanya menyatakan Professor Ueno menderita penyakit jantung, Dan siang itu kambuh. Mereka berusaha menolong Dan menyadarkan kembali Professor. Namun tampaknya usaha mereka sia-sia. Professor Ueno meninggal dunia.
Segera kerabat Professor dihubungi. Mereka datang ke kampus Dan memutuskan membawa jenazah professor ke kampung halaman mereka, bukan kembali ke rumah Professor di Shibuya.
Menjelang malam udara semakin dingin di stasiun Shibuya. Tapi Hachiko tetap bergeming dengan menahan udara dingin dengan perasaan gelisah. Seharusnya Professor Ueno sudah kembali, pikirnya. Sambil mondar-mandir di sekitar balkon Hachiko mencoba mengusir kegelisahannya. Beberapa orang yang Ada di stasiun merasa iba dengan kesetiaan anjing itu. Ada yang mendekat Dan mencoba menghiburnya, namun tetap saja tidak bisa menghilangkan kegelisahannya.
Malam pun datang. Stasiun semakin sepi. Hachiko masih menunggu di situ. Untuk menghangatkan badannya dia meringkuk di pojokan salah satu ruang tunggu. Sambil sesekali melompat menuju balkon setiap kali Ada kereta datang, mengharap tuannya Ada di antara para penumpang yang datang. Tapi selalu saja IA harus kecewa, karena Professor Ueno tidak pernah datang. Bahkan hingga esoknya, dua Hari kemudian, Dan berhari-Hari berikutnya dia tidak pernah datang. Namun Hachiko tetap menunggu Dan menunggu di stasiun itu, mengharap tuannya kembali. Tubuhnya pun mulai menjadi kurus.
Para pegawai stasiun yang kasihan melihat Hachiko Dan penasaran kenapa Professor Ueno tidak pernah kembali mencoba mencari tahu apa yang terjadi. Akhirnya didapat kabar bahwa Professor Ueno telah meninggal dunia, bahkan telah dimakamkan oleh kerabatnya.
Mereka pun berusaha memberi tahu Hachiko bahwa tuannya tak akan pernah kembali lagi Dan membujuk agar dia tidak perlu menunggu terus. Tetapi anjing itu seakan tidak percaya, atau tidak peduli. Dia tetap menunggu Dan menunggu tuannya di stasiun itu, seakan dia yakin bahwa tuannya pasti akan kembali. Semakin hari tubuhnya semakin kurus kering karena jarang makan.
Spoiler for pic2:
http://isshlabs.org/leyna/hachiko.jpg
Akhirnya tersebarlah berita tentang seekor anjing yang setia terus menunggu tuannya walaupun tuannya sudah meninggal. Warga pun banyak yang datang ingin melihatnya. Banyak yang terharu. Bahkan sebagian sempat menitikkan air matanya ketika melihat dengan mata kepala sendiri seekor anjing yang sedang meringkuk di dekat pintu masuk menunggu tuannya yang sebenarnya tidak pernah akan kembali. Mereka yang simpati itu ada yang memberi makanan, susu, bahkan selimut agar tidak kedinginan.
Selama 9 tahun lebih, dia muncul di station setiap harinya pada pukul 3 sore, saat dimana dia biasa menunggu kepulangan tuannya. Namun hari-hari itu adalah saat dirinya tersiksa karena tuannya tidak kunjung tiba. Dan di suatu pagi, seorang petugas kebersihan stasiun tergopoh-gopoh melapor kepada pegawai keamanan. Sejenak kemudian suasana menjadi ramai. Pegawai itu menemukan tubuh seekor anjing yang sudah kaku meringkuk di pojokan ruang tunggu. Anjing itu sudah menjadi mayat. Hachiko sudah mati. Kesetiaannya kepada sang tuannya pun terbawa sampai mati.
Warga yang mendengar kematian Hachiko segera berduyun-duyun ke stasiun Shibuya. Mereka umumnya sudah tahu cerita tentang kesetiaan anjing itu. Mereka ingin menghormati untuk yang terakhir kalinya. Menghormati sebuah arti kesetiaan yang kadang justru langka terjadi pada manusia.
Mereka begitu terkesan dan terharu. Untuk mengenang kesetiaan anjing itu mereka kemudian membuat sebuah patung di dekat stasiun Shibuya. Sampai sekarang taman di sekitar patung itu sering dijadikan tempat untuk membuat janji bertemu. Karena masyarakat di sana berharap ada kesetiaan seperti yang sudah dicontohkan oleh Hachiku saat mereka harus menunggu maupun janji untuk datang. Akhirnya patung Hachiku pun dijadikan symbol kesetiaan. Kesetiaan yang tulus, yang terbawa sampai mati.
Kini saatnya saya memberi kesan dan opini saya pada kisah tersebut. Saya baru saja menonton dvd film Hachiko versi Jepang ini 2 hari yang lalu. Dan jujur saja pada saat menonton film ini, air mata saya terus saja mengalir hingga membuat mata saya menjadi sembab. Kisah tentang seekor anjing yang sangat setia pada tuannya yang bernama HACHI ini sangatlah menyentuh perasaan tiap orang yang mendengar bahkan menonton filmnya. Kenapa saya bisa bilang begitu? Karna menurut saya sangatlah hebat rasa kasih sayang dan kesetiaan yang dimiliki oleh seekor anjing yang belum tentu dimiliki oleh manusia. Padahal Hachi adalah hewan yang tidak memiliki akal tetapi memiliki perasaan melebihi manusia. Rasa kasih sayang dan perhatian yang diberikan oleh tuannya itu membuat Hachi merasa dianggap keberadaannya. Sampai sekarang pun saya masih tidak menyangka kalau ada kisah yang seperti ini. Kisah yang mencerminkan rasa kasih sayang yang begitu tulus yang wajib ditiru oleh kita semua. Karna dengan adanya ketulusan dan perhatian itulah yang membuat kita menjadi lebuh berarti dalam hidup dan membuat menjadi lebih menghargai orang yang kita sayang dan cintai sebelum orang tersebut tiada lagi di dunia ini.
Cinta adalah fitrah yang suci
Diposting oleh Arini di 11:01 PMsumber : http://cintaislam.wordpress.com/2007/02/12/syariat-islam-mengenai-cinta-menikah-tanpa-cinta/
Cinta seorang laki-laki kepada wanita dan cinta wanita kepada laki-laki adalah perasaan yang manusiawi yang bersumber dari fitrah yang diciptakan Alloh Subhanallohu wa Ta’ala di dalam jiwa manusia, yaitu kecenderungan kepada lawan jenisnya ketika telah mencapai kematangan pikiran dan fisiknya. Sebagaimana Firman Alloh Subhanallohu wa Ta’ala, yang artinya:
“Dan diantara tanda-tanda kekuasaan-Nya adalah Dia menciptakan untukmu istri-istri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tentram kepadanya, dan dijadikan-Nya diantara kamu rasa kasih sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar- benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berfikir” (QS. Ar Rum: 21)
Cinta pada dasarnya adalah bukanlah sesuatu yang kotor, karena kekotoran dan kesucian tergantung dari bingkainya. Ada bingkai yang suci dan halal dan ada bingkai yang kotor dan haram. Cinta mengandung segala makna kasih sayang, keharmonisan, penghargaan dan kerinduan, disamping mengandung persiapan untuk menempuh kehiduapan dikala suka dan duka, lapang dan sempit.
Cinta bukanlah hanya sebuah ketertarikan secara fisik saja. Ketertarikan secara fisik hanyalah permulaan cinta bukan puncaknya. Dan sudah fitrah manusia untuk menyukai keindahan. Tapi disamping keindahan bentuk dan rupa harus disertai keindahan kepribadian dengan akhlak yang baik. Islam adalah agama fitrah karena itulah islam tidaklah membelenggu perasaan manusia. Islam tidaklah mengingkari perasaan cinta yang tumbuh pada diri seorang manusia. Akan tetapi islam mengajarkan pada manusia untuk menjaga perasaan cinta itu dijaga, dirawat dan dilindungi dari segala kehinaan dan apa saja yang mengotorinya. Islam mebersihkan dan mengarahkan perasaan cinta dan mengajarkan bahwa sebelum dilaksanakan akad nikah harus bersih dari persentuhan yang haram.
Ya itulah sedikit artikel yang saya kutip dari blog tetangga. Sekarang saatnya saya memberikan pendapat saya mengenai artikel ini. Mungkin ada yang bertanya “Kenapa saya mengutip artikel ini untuk tugas blog saya?”. Alasannya karna kita sebagai anak remaja yang sedang mengalami transisi ke dalam pendewasaan sangat butuh pencerahan ataupun bimbingan rohani tentang Cinta itu sendiri agar kita tidak menyalah artikan apa arti cinta yang sebenarnya. Jujur saja saya sebagai remaja yang saat ini berumur 18th masih kurang mengerti akan makna cinta yang sesungguhnya karna ilmu agama saya masih kurang. Tapi saya berusaha untuk memahami dan member opini saya disini. Menurut saya sangat setuju dengan apa yang blogger tersebut tulis disitu. Karna cinta itu sangatlah suci di mata Allah swt. , oleh karna itu kita sebagai umat muslim harus menjaga apa yang telah Allah berikan (rasa cinta) yang hadir di setiap diri orang, mau rasa itu disengaja atau tidak. Artikel tersebut sangat menginspirasi saya untuk berusaha lebih menjaga sikap agar rasa cinta yang saya miliki saat ini menjadi cinta yang suci dan halal di mata Allah swt.
Teori Organisasi Umum
Diposting oleh Arini di 10:07 PMWell sebenernya saya bingung harus nulis apa untuk tugas sofskill kali ini. Karna biasanya ada tema tertentu untuk menulisnya. Okelah saya coba semampu saya untuk membahas sesuai dengan mata kuliah saya, yaitu Teori Organisasi Umum.
Organisasi itu merupakan sekumpulan orang-orang yg memiliki tujuan yg sama dalam melakukan sesuatu. kalau menurut blog yg saya baca http://www.yousaytoo.com/pengertian-organisasi/146689
Hubungan Organisasi, Administrasi dan Manajemen
Ada beberapa orang yang beranggapan bahwa sesungguhnya administrasi dan manajemen adalah sama, hanya saja istilah administrasi digunakan pada badan / organisasi pemerintah, sedangkan istilah manajemen dipergunakan untuk organisasi swasta. Administrator sama artinya dengan manajer, tetapi organisasi untuk pemerintah. Hal ini dapat dilihat pada penggunaan istilah manajer untuk perusahaan swasta yaitu diantaranya manajer pemasaran, manajer pembelian dan lain-lain. Serta kepala bagian administrasi keuangan, kepala bagian administrasi kepegawaian dan lain-lain. Jadi dapat disimpulkan bahwa hubungan antara administrasi organisasi dan manajemen adalah sebagai berikut :
1. Kepemimpinan merupakan arti dari manajemen
2. Melalui manajemen semua kegiatan di koordinir dan diarahkan untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan oleh organisasi.
3. Administrasi merupakan suatu kegiatan pelayanan, termasuk di dalam kegiatan administrasi adalah kegiatan pengelolaan atau manajemen administrasi dapat dilaksanakan di dalam atau diluar organisasi (formal).
4. Organisasi (formal) merupakan tempat dilaksanakannya kegiatan administrasi.
Adapun ciri-ciri dari organisasi adalah
- Adanya komponen ( atasan dan bawahan)
- Adanya kerja sama (cooperative yang berstruktur dari sekelompok orang)
- Adanya tujuan
- Adanya sasaran
- Adanya keterikatan format dan tata tertib yang harus ditaati
- Adanya pendelegasian wewenang dan koordinasi tugas-tugas
Mungkin saya kurang banyak mengetahui tentang materi ini. Jadi mohon maaf jika ada kesalahan dalam penulisan dan sebagainya. Terima kasih



